Asam akrilik/CAS:79-10-7
spesifikasi
| Barang | Sstandar |
| Penampilan | Cairan tidak berwarna atau kuning pucat
|
| Kemurnian% | 99 menit
|
| Air%
| 0,2 maks
|
| Warna
| 30 maksimal
|
Penggunaan
Polimer dibuat melalui homopolimerisasi atau kopolimerisasi. Asam akrilik dan serangkaian produknya, terutama esternya, telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir untuk aplikasi dalam pelapis, perekat, resin padat, senyawa cetakan, dan sebagainya. Sama seperti etilena, propilena, vinil klorida, akrilonitril, dll., mereka telah berkembang menjadi bahan baku penting untuk industri kimia polimer. Sebagai monomer senyawa polimer, total produksi global asam akrilik dan esternya telah melebihi satu juta ton, dan produksi polimer dan kopolimer (terutama resin emulsi) yang dibuat darinya hampir lima juta ton. Aplikasi resin ini mencakup berbagai sektor seperti pelapis, plastik, tekstil, kulit, pembuatan kertas, bahan bangunan, dan bahan kemasan. Asam akrilik dan esternya dapat digunakan untuk sintesis organik dan sintesis polimer, dan sebagian besar digunakan untuk yang terakhir. Selain itu, mereka lebih sering dikopolimerisasi dengan monomer lain, seperti vinil asetat, stirena, metil metakrilat, dll., untuk menghasilkan resin sintetis dengan berbagai sifat, bahan polimer fungsional, dan berbagai bahan pembantu. Bidang aplikasi utama: (1) Bahan penguat benang lusi: Bahan penguat benang lusi yang diformulasikan dengan bahan baku seperti asam akrilik, metil akrilat, etil akrilat, akrilonitril, dan amonium poliakrilat lebih mudah dihilangkan ukurannya daripada bahan penguat polivinil alkohol dan dapat menghemat pati. (2) Perekat: Lateks kopolimer yang terbuat dari asam akrilik, metil akrilat, etil akrilat, 2-etilheksil akrilat, dll., dapat digunakan sebagai perekat untuk flokulasi elektrostatik dan implantasi rambut, dengan daya rekat dan rasa sentuhan yang baik. (3) Pengental air: Bubuk dengan berat molekul tinggi yang terbuat dari kopolimer asam akrilik dan etil akrilat dapat digunakan sebagai pengental di ladang minyak. (4) Agen finishing kertas berlapis: Lateks kopolimer kuaterner yang terbuat dari asam akrilik, butil akrilat, 2-etilheksil akrilat, stirena, dll., digunakan sebagai pelapis untuk kertas berlapis. Lateks ini dapat mempertahankan warna tanpa menguning, memiliki kinerja pencetakan yang baik dan tidak lengket pada rol. Lateks ini lebih baik daripada lateks stirena-butadiena dan dapat menghemat kasein. (5) Garam poliakrilat: Berbagai produk garam poliakrilat (seperti garam amonium, garam natrium, garam kalium, garam aluminium, garam nikel, dll.) dapat diproduksi menggunakan asam akrilik. Garam ini digunakan sebagai flokulan, agen pengolahan air, dispersan, pengental, pengawet makanan, desikan tahan asam dan alkali, pelembut, dan berbagai bahan pembantu polimer.
Pengemasan dan Pengiriman
Pengemasan: 200 kg/drum atau sesuai kebutuhan pelanggan.
Pengiriman: termasuk bahan kimia umum dan dapat dikirim melalui kereta api, laut, dan udara.
Stok: memiliki stok pengaman sebanyak 500 MT.
Penyimpanan dan pemeliharaan
Masa simpan: 24 bulan sejak tanggal pembuatan dalam kemasan asli yang belum dibuka, disimpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung dan air.
Gudang berventilasi, pengeringan suhu rendah, terpisah dari oksidan dan asam.










